Senin, 25 April 2011

Kisah Seekor Kadal Yang Terjepit Selama 10 Tahun

Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. 

Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

 sumber

Belajar Dari Ibu Penjual Tempe

Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, hiduplah seorang ibu penjual tempe. Tak ada pekerjaan lain yang dapat dia lakukan sebagai penyambung hidup. Meski demikian, nyaris tak pernah lahir keluhan dari bibirnya. Ia jalani hidup dengan riang. "Jika tempe ini yang nanti mengantarku ke surga, kenapa aku harus menyesalinya. .." demikian dia selalu memaknai hidupnya.

Suatu pagi, setelah shalat subuh, dia pun berkemas. Mengambil keranjang bambu tempat tempe, dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe-tempe yang dia letakkan di atas meja panjang. Tapi, deg! dadanya gemuruh. Tempe yang akan dia jual, ternyata belum jadi. Masih berupa kacang kedelai, sebagian berderai, belum disatukan ikatan-ikatan putih kapas dari peragian.

Tempe itu masih harus menunggu satu hari lagi untuk jadi. Tubuhnya lemas. Dia bayangkan, hari ini pasti dia tidak akan mendapatkan uang, untuk makan, dan modal membeli kacang kedelai, yang akan dia olah kembali menjadi tempe.

Di tengah putus asa, terbersit harapan di dadanya. Dia tahu, jika meminta kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil. Maka, di tengadahkan kepala, dia angkat tangan, dia baca doa. "Ya Allah, Engkau tahu kesulitanku. Aku tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina ini. Bantulah aku ya Allah, jadikanlah kedelai ini menjadi tempe. Hanya kepada-Mu kuserahkan nasibku..." Dalam hati, dia yakin, Allah akan mengabulkan doanya.

Dengan tenang, dia tekan dan mampatkan daun pembungkus tempe. Dia rasakan hangat yang menjalari daun itu. Proses peragian memang masih berlangsung. Dadanya gemuruh. Dan pelan, dia buka daun pembungkus tempe. Dan... dia kecewa. Tempe itu masih belum juga berubah. Kacang kedelainya belum semua menyatu oleh kapas-kapas ragi putih. Tapi, dengan memaksa senyum, dia berdiri. Dia yakin, Allah pasti sedang "memproses" doanya. Dan tempe itu pasti akan jadi.
Dia yakin, Allah tidak akan menyengsarakan hambanya yang setia beribadah seperti dia. Sambil meletakkan semua tempe setengah jadi itu ke dalam keranjang, dia berdoa lagi. "Ya Allah, aku tahu tak pernah ada yang mustahil bagi-Mu. Engkau Maha Tahu, bahwa tak ada yang bisa aku lakukan selain berjualan tempe. Karena itu ya Allah, jadikanlah. Bantulah aku, kabulkan doaku..."

Sebelum mengunci pintu dan berjalan menuju pasar, dia buka lagi daun pembungkus tempe. Pasti telah jadi sekarang, batinnya. Dengan berdebar, dia intip dari daun itu, dan... belum jadi. Kacang kedelai itu belum sepenuhnya memutih. Tak ada perubahan apa pun atas ragian kacang kedelai tersebut. "Keajaiban Tuhan akan datang... pasti," yakinnya.

Dia pun berjalan ke pasar. Di sepanjang perjalanan itu, dia yakin, "tangan" Tuhan tengah bekerja untuk mematangkan proses peragian atas tempe-tempenya. Berkali-kali dia dia memanjatkan doa... berkali-kali dia yakinkan diri, Allah pasti mengabulkan doanya.

Sampai di pasar, di tempat dia biasa berjualan, dia letakkan keranjang-keranjang itu. "Pasti sekarang telah jadi tempe!" batinnya. Dengan berdebar, dia buka daun pembungkus tempe itu, pelan-pelan. Dan... dia terlonjak. Tempe itu masih tak ada perubahan. Masih sama seperti ketika pertama kali dia buka di dapur tadi.

Kecewa, airmata menitiki keriput pipinya. Kenapa doaku tidak dikabulkan? Kenapa tempe ini tidak jadi? Kenapa Tuhan begitu tidak adil? Apakah Dia ingin aku menderita? Apa salahku? Demikian batinnya berkecamuk.

Dengan lemas, dia gelar tempe-tempe setengah jadi itu di atas plastik yang telah dia sediakan. Tangannya lemas, tak ada keyakinan akan ada yang mau membeli tempenya itu. Dan dia tiba-tiba merasa lapar... merasa sendirian. Tuhan telah meninggalkan aku, batinnya.

Air matanya kian menitik. Terbayang esok dia tak dapat berjualan... esok dia pun tak akan dapat makan.
Dilihatnya kesibukan pasar, orang yang lalu lalang, dan "teman-temannya" sesama penjual tempe di sisi kanan dagangannya yang mulai berkemas. Dianggukinya mereka yang pamit, karena tempenya telah laku. Kesedihannya kian memuncak. Diingatnya, tak pernah dia mengalami kejadian ini. Tak pernah tempenya tak jadi. Tangisnya kian keras. Dia merasa cobaan itu terasa berat...

Di tengah kesedihan itu, sebuah tepukan menyinggahi pundaknya. Dia memalingkan wajah, seorang perempuan cantik, paro baya, tengah tersenyum, memandangnya. "Maaf Ibu, apa ibu punya tempe yang setengah jadi? Capek saya sejak pagi mencari-cari di pasar ini, tak ada yang menjualnya. Ibu punya?"

Penjual tempe itu bengong. Terkesima. Tiba-tiba wajahnya pucat. Tanpa menjawab pertanyaan si ibu cantik tadi, dia cepat menadahkan kedua tangannya. "Ya Allah, saat ini aku tidak ingin tempe itu jadi. Jangan engkau kabulkan doaku yang tadi. Biarkan sajalah tempe itu seperti tadi, jangan jadikan tempe..." Lalu segera dia mengambil tempenya. Tapi, setengah ragu, dia letakkan lagi. "jangan-jangan, sekarang sudah jadi tempe..."

"Bagaimana Bu? Apa ibu menjual tempe setengah jadi?" tanya perempuan itu lagi. Kepanikan melandanya lagi. "Duh Gusti... bagaimana ini? Tolonglah ya Allah, jangan jadikan tempe ya?" ucapnya berkali-kali. Dan dengan gemetar, dia buka pelan-pelan daun pembungkus tempe itu. Dan apa yang dia lihat?

Pembaca, Di balik daun yang hangat itu, dia lihat tempe yang masih sama. Belum jadi! "Alhamdulillah!" pekiknya, tanpa sadar. Segera dia angsurkan tempe itu kepada si pembeli. Sembari membungkus, dia pun bertanya kepada si ibu cantik itu. "Kok Ibu aneh ya, mencari tempe kok yang belum jadi?"

"Oohh, bukan begitu, Bu. Anak saya, si Shalauddin, yang kuliah S2 di Australia ingin sekali makan tempe, asli buatan sini. Nah, agar bisa sampai sana belum busuk, saya pun mencari tempe yang belum jadi. Jadi, saat saya bawa besok, sampai sana masih layak dimakan. Oh ya, jadi semuanya berapa, Bu?"

----------------------------------Selesai--------------------------------

Dalam kehidupan sehari-hari, kita acap berdoa, dan "memaksakan" Allah memberikan apa yang menurut kita paling cocok. Dan jika doa kita tidak dikabulkan, kita merasa diabaikan, merasa kecewa, merasa hidup ini tidak adil. Padahal, Allah paling tahu apa yang paling baik untuk hamba-Nya. Sungguh, semua rencana Allah adalah SEMPURNA.

Jumat, 22 April 2011

10 Misteri Besar Dunia yang Sudah Terpecahkan

Kita semua cinta misteri - dan selalu menyenangkan untuk membaca tentang misteri baru dan menarik sambil mencoba untuk mencari pemecahannya secara logika, juga menyenangkan untuk mendengar tentang misteri yang tidak misteri lagi, atau untuk mendengar penjelasan rasional potensial tentangnyaa. berikut ini adalah tentang 10 misteri terkenal, dan upaya untuk menjelaskannya.

10. Wajah Manusia Di Planet Mars

 Wilayah Cydonian di Mars menarik banyak perhatian karena salah satu bukit di daerah itu tampak seperti buatan manusia. Wilayah ini pertama kali dicitrakan secara rinci oleh pengorbit Viking 1, yang diluncurkan pada tahun 1975. Beberapa gambar yang diambil oleh Viking, termasuk yang diambil pada tahun 1976 menunjukkan bahwa salah satu mesa Cydonian memiliki bukit berpenampilan wajah. Para ilmuwan menganggap wajah sebagai trik cahaya dan bayangan, tetapi kemudian gambar kedua juga menunjukkan wajah pada sudut-matahari yang berbeda.

Hal ini menarik perhatian dari organisasi intelijen luar Bumi, dan beberapa host talk show yang percaya bahwa gambar Wajah adalah sebuah hasil dari peradaban Mars yang lama hilang. Kebanyakan ilmuwan masih memegang kepercayaan bahwa wajah itu hanya konsekuensi dari melihat kondisi.

Pada tahun 2003, ketika badan antariksa Eropa meluncurkan Mars Express, mampu menggabungkan data dari kamera stereo resolusi tinggi dan membuat representasi 3D dari "Wajah di Mars". Gambar paling baru (bawah) akan membuat yang percaya dengan teori mahluk mars akan terdiam bahkan yang paling setia.
Gambar menunjukkan sisa massif, diperkirakan telah terbentuk dari tanah longsor dan bentuk awal pembentukan puing-puing apron, tetapi tidak ada wajah yang terlihat.

9. Batu Suku Inca
 
Batu Inca adalah batu yang ditemukan di sebuah gua di Peru. Gua tempat penemuan tidak pernah diidentifikasi. Batu itu telah diukir dengan ukiran orang-orang Aztec melawan dinosaurus, ikan punah, operasi jantung terbuka dan hal-hal lainnya yang menunjukkan peradaban maju.
Seorang petani ditangkap karena menjual batu-batu (yang diklaim bersejarah) untuk wisatawan, tapi kemudian ia mengakui mereka membuatnya sendiri.
Untuk mendapatkan kesan kuno, ia mengatakan ia meninggalkan batu-batu di kandang ayam, dan membiarkan ayam melakukan efek-efek korosi dan efek perubahan alam lainnya, banyak Orang Lain juga telah membuat dan menjual Inca Stones.Tidak ada bukti dari sebuah peradaban di daerah itu, tidak ada puing-puing, tulang atau apapun.

8. Mary Celeste 

 Kapal Mary Celeste ditemukan terapung di laut tanpa awaknya. Cerita bermula dari ditemukannya makanan, masih panas dan siap untuk dimakan, kapal yang ditemukan ditinggalkan tapi tanpa barang pribadi yang diambil, dengan bekas hangus berupa lingkaran aneh di dek - diklaim menunjukkan penculikan alien.

Yang benar adalah jauh lebih membosankan. Kapal Mary Celeste kemungkinan menurut tanda-tandanya ditinggalkan krunya cengan terburu - buru. Juga diklaim kapal itu membuat suara-suara aneh. Kapten mungkin mengira kapalnya tenggelam, sehingga ia pergi dengan krunya.

7 .Segitiga Bermuda

 
Segitiga Bermuda merupakan kawasan segitiga laut Atlantik di mana sejumlah besar kapal dan pesawat telah jatuh, atau menghilang, tanpa jejak. Namun, banyak kapal-kapal dan pesawat yang menghilang yang diklaim di Segitiga Bermuda tidak benar-benar lenyap di Segitiga Bermuda. Selain itu, kemungkinan karena jumlah lenyapnya pesawat / kapal dan kecelakaan tidak lazim bagi suatu daerah seluas itu .
Kisah Segitiga Bermuda telah dikembangkan karena histeria media dan penulis yang terobsesi dan ingin dipublikasikan.

6. Perhitungan kalender Suku Maya
 
Satu-satunya hal misterius di sini adalah Suku Maya itu sendiri, dan bagaimana mereka menyusun kalender.Kalender terlihat seperti ini, 12.18.16.2.6, meskipun ini bukan tanggal hari ini. Jumlah hitungan akan sampai pada akhirnya suatu hari, ketika sudah mencapai jumlah tertentu, dan akan diatur ulang kembali ke angka nol dan nomor awal berikutnya untuk kalender itu adalah satu. dengan kata lain seperti di RESET !!

Hitungan kalender suku Maya kuno akan berakhir pada tahun 2012, sehingga orang memprediksi dunia akan berakhir juga.
Pikirkan kalender Maya sebagai odometer, ketika nomor mencapai nol, mereka akan mulai menghitung naik dari satu lagi. Sebenarnya nggak ada misteri di sini

5. Monster Loch Ness



Monster Loch Ness, diduga sebuah Plesiosaurus yang tersisa dari masa dinosaurus. Ada sonar's yang telah melihat 'sesuatu', foto dll untuk mendukung keberadaan Rakasa Loch Ness.
Apa yang belum ada, adalah pemikiran dengan akal sehat. Legenda LochNess telah ada selama lebih dari 1500 tahun. Itu adalah salah satu mosnter yang sangat tua.
Tentu saja, monster itu bisa berkembang biak, tapi itu berarti sebuah keluarga monster.
Jadi Bagaimana dengan banyaknya monster tapi tidak ada bukti yang pasti? Adakah Sebuah foto yang jelas yang tidak dapat dibantah ? Tapi sampai hari ini tidak ada apa-apa kecuali banyak turis dengan obsesi.

4. Bigfoot

 

Bigfoot adalah kera prasejarah yang tampak seperti binatang. berbulu dan memiliki kaki besar.
Seperti dengan MonsterLoch Ness, hanya ada foto buram dan jejak kaki yang dipertanyakan kebenarannya. Sama seperti Rakasa Loch Ness, tidak ada bukti nyata dari keberadaan Bigfoot. Tidak ada kotoran bigfoot, tidak ada tulang, tidak ada artifak. untuk pembuktian, Tidak ada, kecuali banyak penampakan. Akhirnya,Bigfoot mungkin salah satu bagian dari sebuah imajinasi liar dari beberapa orang.

3. Kain Kafan dari Turin
 
Kain Kafan dari Turin adalah kain yang diduga digunakan untuk membungkus Yesus setelah kematiannya. Wajah Yesus secara ajaib ditemukan di kain. Beberapa darah, tipe AB ditemukan pada kain.

Pertama, golongan darah AB ditemukan pada pita yang digunakan untuk mengangkat fibril pada kain kafan dan bukan pada kain kafan itu sendiri.
Kedua, bisa jadi darah siapa pun, dari siapa pun yang pernah menangani kain kafan.
Terakhir, darah tua yang mengering adalah hitam sedangkan noda pada kain kafan berwarna merah.

Ini sangat memungkin Satu teori bahwa model laki-laki dicat dan dibungkus dalam kain kafan untuk menciptakan sosok Kristus. cat Vermillion terpampang pada model pergelangan tangan, kaki dan tubuh untuk membuat darah.
Dan setelah dianalisa, kain kafan telah menunjukkan bekas pigmen cat yang umum digunakan pada abad 14.

2. Astrology 

Astrologi adalah praktek memeriksa bintang-bintang untuk memberitahu kami tentang masa depan kita.Orang yang lahir pada waktu tertentu bulan memiliki tanda bintang tertentu, misalnya, Leo, lahir di bulan Juli / Agustus. Dimana beberapa tanda bintang harian mungkin akurat,dan hal ini kebetulan.
Tidak ada cara banyak tua, mungkin bintang mati dapat memberitahu kita tentang masa depan.
Tanda dari Bintang Sehari -hari disimpan cukup jelas bahwa mereka bisa diterapkan pada apa pun.
Misalnya, "Anda akan bertemu dengan seseorang yang baru hari ini", dan ternyata kita bertemu dengan orang baru setiap hari ,baik di toko, bus, dan dimanapun

1 . Mayat Yang tidak Membusuk

 Mayat yang Abadi adalah mayat yang telah "diawetkan tanpa pembalseman atau sarana buatan lainnya '. Yang paling terkenal adalah St Bernadette Soubirous (di atas), yang meninggal pada tahun 1879.
Wajah dan tangannya terbuat dari lilin. Lilin telah ditambahkan karena wajahnya menjadi lebih kurus ketika ia pertama kali digali. mayat lain mengeluarkan bau yang manis, mirip dengan cairan pembalseman.
Lainnya masih disebabkan oleh cara mereka dikuburkan,bisa di tanah alkali, yang kekurangan oksigen sehingga tidak ada bakteri dan cacing.

9 Pedang Milik Nabi Muhammad SAW

Ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya untuk berdakwah, jumlah total pedang yang pernah digunakan ada 9 buah.

1. Al Ma’thur

 
Juga dikenal sebagai ‘Ma’thur Al-Fijar’ adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dari Mekah ke Medinah sampai akhirnya diberikan bersama-sama dengan peralatan perang lain kepada Ali bin Abi Thalib.Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: ‘Abdallah bin Abd al-Mutalib’. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

2. Al Adb

Al-’Adb, nama pedang ini, berarti “memotong” atau “tajam.” Pedang ini dikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnya menggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992)
3.Dhu Al Faqar
  Dhu Al Faqar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan pada waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya. Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992). 


4.Al Battar
Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai ‘Pedangnya para nabi‘, dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi : ‘Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW’. Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992). gambar ukiran nama-nama para nabi di dalamnya :



 5.Hatf

  Hatf adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang ‘Al Battar’ dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat umurnya 20 tahun. Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk ‘bekerja’ dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu. Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

 6.Al Mikhdham

Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Zayn al-Din al-Abidin’. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).  

7.Al Rasub

Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh bangsa Israel. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Ja’far al-Sadiq’. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992). 


8.Al Qadib 


Al-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat. Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapi tidak digunakan untuk peperangan. Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat: “Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah – Muhammad bin Abdallah bin Abd al-Mutalib.” Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telah digunakan dalam peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi Muhammad SAW dan kemudian hanya digunakan oleh khalifah Fatimid. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnya adalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).  

9.Qal’a

Pedang ini dikenal sebagai “Qal’i” atau “Qul’ay.” Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata “qal’i” merujuk kepada “timah” atau “timah putih” yang di tambang berbagai lokasi. Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yang diperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah. Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: “Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah.” Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang. Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Versi Komik Karakter Seseorang Berdasarkan Golongan Darah











Sumber

"Kisah Sebuah Pohon Tua"

    
    Suatu ketika, disebuah padang, tersebutlah sebatang pohon rindang. Dahannya rimbun dengan dedaunan. Batangnya tinggi menjulang. Akarnya, tampak menonjol keluar, menembus tanah hingga ke dalam. Pohon itu, tampak gagah di banding dengan pohon- pohon lain di sekitarnya. Pohon itupun, menjadi tempat hidup bagi beberapa burung disana. Mereka membuat sarang, dan bergantung hidup pada batang-batangnya. Burung- burung itu membuat lubang, dan mengerami telur-telur mereka di dalam pohon itu. Pohon itupun merasa senang, mendapatkan teman, saat mengisi hari-harinya yang panjang. Orang-orang pun bersyukur atas keberadaan pohon tersebut. Mereka kerap singgah, dan berteduh pada kerindangan pohon itu. Orang- orang itu sering duduk, dan membuka bekal makan, di bawah naungan dahan-dahan. "Pohon yang sangat berguna," begitu ujar mereka setiap selesai berteduh. Lagi-lagi, sang pohon pun bangga mendengar perkataan tadi. 

    Namun, waktu terus berjalan. Sang pohon pun mulai merasa sakit-sakitan. Daun-daunnya mulai kekuningan, ranting- rantingnya pun mulai berjatuhan. Tubuhnya, kini mulai kurus dan pucat. Tak ada lagi kegagahan yang dahulu di milikinya. Burung-burung pun mulai enggan bersarang disana. Orang-orang tidak mau lagi mendekati dan singgah untuk berteduh. Sang pohon pun bersedih. "Ya Tuhan, mengapa begitu berat ujian yang Kau berikan padaku? Aku inginkan teman. Tak ada lagi yang mau mendekatiku. Mengapa Kau ambil semua kemuliaan yang pernah aku miliki?" begitu ratap sang pohon, hingga terdengar ke seluruh hutan. "Mengapa tak Kau tumbangkan saja tubuhku, agar aku tak perlu merasakan siksaan ini? Sang pohon terus menangis, membasahi tubuhnya yang kering. Musim telah berganti, namun keadaan tidak juga berubah. Sang pohon tetap kesepian dalam kesedihannya. Batangnya tampak semakin kering. Ratap dan tangis terus terdengar setiap malam, mengisi malam-malam hening yang panjang.

    Hingga pada saat pagi menjelang. "Cittt...cericirit...cittt" Ah suara apa itu? Ternyata, ada seekor anak burung yang baru menetas. Sang pohon terhenyak dalam lamunannya. "Cittt...cericirit...cittt", suara itu makin keras melengking.  Ada lagi anak burung yang baru lahir. Lama kemudian, riuhlah pohon itu atas kelahiran burung- burung baru. Satu...dua...tiga...dan empat anak burung lahir ke dunia. "Ah, doaku di jawab-Nya," begitu seru sang pohon. Keesokan harinya, beterbanganlah banyak burung ke arah pohon itu. Mereka, akan membuat sarang-sarang baru. 

    Ternyata, batang kayu yang kering, mengundang burung dengan jenis tertentu tertarik untuk bersarang disana. Burung- burung itu merasa lebih hangat berada di dalam batang yang kering, ketimbang sebelumnya. Jumlahnya pun lebih banyak dan lebih pelbagai. "Ah, kini hariku makin cerah bersama burung- burung ini", gumam sang pohon dengan berbinar.  Sang pohon pun kembali bergembira. Dan ketika dilihatnya ke bawah, hatinya kembali membuncah. Ada sebatang tunas baru yang muncul di dekat akarnya. Sang Tunas tampak tersenyum. Ah, rupanya, airmata sang pohon tua itu, membuahkan bibit baru yang akan melanjutkan pengabdiannya pada alam.
    
    Renungan: Adakah hikmah yang dapat kita petik melalui cerita di atas? Tuhan memang selalu punya rencana- rencana rahasia buat kita. Tuhan, dengan kuasa yang Maha Tinggi dan Maha Mulia, akan selalu memberikan jawaban-jawaban buat kita. Walaupun terkadang penyelesaiannya tak selalu mudah di dadapati, namun, yakinlah, Tuhan itu Maha Tahu yang terbaik buat kita. Saat dititipkan-Nya cobaan buat kita, maka di saat lain, diberikan- Nya kita kemuliaan yang berlimpah. Ujian yang diberikan- Nya, bukanlah satu harga yang tiada nilaian. Bukanlah suatu hal yang tak dapat disiasati. Saat Allah S.W.T memberikan cobaan pada sang Pohon, maka, sesungguhnya Allah, sedang MENUNDA untuk memberikan kemuliaan kepada pohon itu. Allah S.W.T tidak memilih untuk menumbangkannya, sebab, Dia menyimpan sejumlah rahasia. TUHAN, sedang menguji kesabaran yang dimiliki.

Pengguna Twitter Cenderung Tidak Awet Pacaran

    Sebuah situs khusus kencan baru saja merilis statistik menarik terkait penggunaan Twitter dan hubungan asmara. Pengguna aktif, menurut grafik tersebut, dilaporkan cenderung lebih tidak awet berpacaran dibanding yang lain. Seperti dikutip dari Mashable, situs OkCupid memang selalu menerbitkan informasi mengenai tren dan statistik berkencan secara berkala. Dan baru baru ini mereka kembali mengumpulkan data mengenai kebiasan seksual dari jutaan penggunanya. Diantara temuan OkCupid terdapat sejumlah kesimpulan terkait Twitter. Menurut analisa, dari sekitar 834 ribu pengguna OkCupid, pengguna yang menggunakan Twitter setiap hari cenderung memiliki hubungan asmara yang lebih singkat. Hubungan rata rata untuk pengguna Twitter aktif berumur 18 tahun, menurut OkCupid, bertahan sekitar sembilan bulan. Sementara diluar umur itu, rata rata pengguna aktif bertahan selama sembilan dan setengah bulan. Pengguna aktif berumur 50 tahun rata rata mampu menjaga hubungan hingga 15 bulan, sementara pengguna Twitter yang tidak aktif tetap berhubungan dalam rata rata 17 bulan. OkCupid, seperti dikutip dari Wikipedia, adalah situs kencan dan jejaring sosial yang mengedepankan kuis bagi pengguna terdaftar. Situs ini menawarkan sejumlah mode komunikasi. Termasuk blog, forum publik, pesan singkat, email dan 'winks.' Hasil statistik ini merupakan kesimpulan yang didapat dari pengguna situs kencan tersebut. OkCupid, pada September 2010, mengklaim telah memiliki 3,5 juta pengguna aktif.

Kamis, 14 April 2011

Apakah Gunung Es Itu?

   Sebuah gunung es adalah sepotong besar es dari air tawar yang memisahkan diri dari gletser salju-formed atau rak es dan mengambang di perairan terbuka.
  
   Hal ini selanjutnya dapat menjadi beku atau mungkin datang untuk beristirahat di dasar laut di air dangkal, menyebabkan es gerusan (juga dikenal sebagai gouging es) atau menjadi sebuah pulau es.

   Kata “gunung es” merupakan terjemahan parsial dari pinjaman ijsberg Belanda, secara harfiah berarti gunung es,  serumpun untuk Isbjerg Denmark, Jerman Eisberg, Low Saxon Iesbarg dan Swedia / Isfjell Norwegia.

Ikhtisar:
Iceberg calved dari Ross Ice Shelf.
   Karena densitas es murni adalah sekitar 920 kg / m³, dan bahwa air laut sekitar 1.025 kg / m³, biasanya hanya satu-kesembilan volume gunung es berada di atas air. Bentuk bagian bawah air bisa sulit untuk menilai dengan melihat bagian di atas permukaan. Hal ini telah menyebabkan “puncak gunung es” ekspresi, untuk masalah atau kesulitan yang hanya sebuah manifestasi kecil dari masalah yang lebih besar.

   Gunung es umumnya berkisar dari 1 sampai 75 meter (3-250 kaki) di atas permukaan laut dan berat 100.000 untuk 200 000 ton. Dikenal gunung es tertinggi di Atlantik Utara adalah 168 meter (550 kaki) di atas permukaan laut, yang dilaporkan oleh pemecah es USCG Angin Timur pada tahun 1958, sehingga tinggi gedung 55 lantai. Gunung es ini berasal dari gletser Greenland barat, dan mungkin memiliki suhu interior -15 ke -20 ° C (5 sampai -4 ° F).

   Meskipun biasanya dibatasi oleh angin dan arus untuk pindah dekat dengan pantai, gunung es terbesar tercatat telah calved, atau patah, dari Ross Ice Shelf dari Antartika. Iceberg B-15, difoto oleh satelit pada tahun 2000, diukur 295 km dan 37 km lebar (183-23 mi), dengan luas permukaan 11.000 km ² (4.250 mi ²). 

   Massa diperkirakan sekitar tiga miliar ton. Gunung es terbesar pada catatan adalah sebuah gunung es Antartika tabel lebih dari 12.000 mil ² (208 mil panjang dan 60 mil (97 km) lebar) terlihat 150 mil (240 km) barat Pulau Scott, di Samudra Pasifik Selatan, oleh gletser USS pada tanggal 12 November 1956. gunung es ini lebih besar dari Belgia.

   Ketika gunung es mencair, itu membuat suara mendesis disebut “Bergie Seltzer”. Bunyi ini dibuat ketika gelembung udara tekan terjebak dalam pop gunung es. Gelembung berasal dari udara terperangkap di lapisan salju yang kemudian menjadi es glasial.

   Es berkemah yang berkemah di atas gunung es datar atau cekung dikenal sebagai icebergers. Nama untuk berbagai ukuran gunung es yang tidak universal, tetapi biasanya mengikuti pola yang sama. Klasifikasi ukuran dalam data di bawah ini digunakan oleh International Ice Patrol:
   
Kategori Ukuran Panjang Tinggi
Pencerewet Kurang dari 1 meter (3.3 kaki) Kurang dari 5 meter (16 kaki)
Bergy Bit 1-5 meter (3,3-16 kaki) 5-15 meter (16-49 kaki)
Kecil 5-15 meter (16-49 kaki) 15-60 meter (49-200 kaki)
Sedang 15-45 meter (49-148 kaki) 60-120 meter (200-390 ft)
Besar 45-75 meter (148-246 ft) 120-200 meter (390-660 ft)
Besar Lebih dari 75 meter (246 kaki) Lebih dari 200 meter (660 kaki)

Gunung es di Greenland.
Iceberg A22A di Samudra Atlantik Selatan.
   Gunung es yang dipantau di seluruh dunia oleh US National Ice Center (NIC), didirikan pada tahun 1995, yang memproduksi analisis dan perkiraan Arktik, Antartika, Great Lakes dan Chesapeake Bay kondisi es. 

   Lebih dari 95% dari data yang digunakan dalam analisis laut es yang berasal dari sensor remote pada kutub-satelit yang mengorbit bahwa survei wilayah-wilayah terpencil di Bumi. NIC adalah satu-satunya organisasi yang nama dan melacak semua Icebergs Antartika. Ini memberikan setiap gunung es yang lebih besar dari 10 mil laut (18 km) sepanjang paling tidak satu sumbu nama terdiri dari surat yang menunjukkan titik asal dan nomor berjalan. Surat-surat yang digunakan adalah sebagai berikut:
* A – bujur 0 ° sampai 90 ° W (Bellingshausen Laut, Weddell Laut)
* B – bujur 90 ° W to 180 ° (Amundsen Laut, Timur Laut Ross)
* C – bujur 90 ° E sampai 180 ° (Barat Laut Ross, Wilkes Land)
* D – bujur 0 ° sampai 90 ° E (Amery Ice Shelf, Weddell Timur Laut)

   Iceberg B15, yang calved dari Ross Ice Shelf pada tahun 2000 dan pada awalnya memiliki luas 11.000 km ². Hal ini pecah pada bulan November 2002. Bagian terbesar yang tersisa dari itu, Iceberg B-15A, dengan luas 3.000 km ², masih merupakan gunung es terbesar di Bumi sampai kandas dan terpecah menjadi beberapa 27 Oktober 2005. Telah ditetapkan bahwa penyebab perpisahan itu adalah sebuah samudera membengkak yang dihasilkan oleh badai Alaska 6 hari sebelumnya dan 13.500 km (8.370 mil).

Sejarah
   Pada abad ke-20, beberapa badan ilmiah dibentuk untuk mempelajari dan memonitor gunung es. Patroli Es Internasional, yang dibentuk pada tahun 1914 sebagai tanggapan terhadap bencana Titanic, monitor bahaya gunung es di dekat Grand Banks of Newfoundland dan menyediakan “batas-batas semua es yang dikenal” di sekitar kepada masyarakat maritim.

   Pada bulan Maret 2008, bongkahan es Antartika, sekitar tujuh kali luas Manhattan, tiba-tiba runtuh, meletakkan porsi yang lebih besar es glasial menghadapi risiko, dan sebuah bongkahan es tentang ukuran dari Connecticut adalah “tergantung oleh thread” per 25 Maret 2008.
Sejarah Teknologi
   Gunung es yang diduga menenggelamkan RMS Titanic, sebuah noda cat merah mirip dengan Titanic garis terlihat dekat pangkalan. Sebelum April 1912 tidak ada sistem di tempat untuk melacak gunung es untuk menjaga kapal terhadap tabrakan. Tenggelamnya RMS Titanic, yang menyebabkan kematian 1.523 dari 2.228 Para penumpangnya, menciptakan permintaan sistem untuk mengamati gunung es. Untuk sisa musim es tahun itu, Angkatan Laut Amerika Serikat berpatroli di perairan dan aliran es dipantau. Pada bulan November 1913, Konferensi Internasional tentang Keselamatan Jiwa di Laut bertemu di London untuk merancang sistem yang lebih permanen mengamati gunung es. Dalam waktu tiga bulan negara-negara maritim yang berpartisipasi telah membentuk Patroli Es Internasional (IIP). Tujuan dari IIP adalah untuk mengumpulkan data tentang meteorologi dan oseanografi untuk mengukur arus, es-aliran, suhu laut, dan tingkat salinitas. Mereka menerbitkan catatan pertama mereka pada tahun 1921, yang memungkinkan untuk perbandingan tahun-demi-tahun gerakan gunung es.

   Teknologi baru monitor gunung es. Aerial pengawasan laut di awal 1930-an memungkinkan untuk pengembangan sistem piagam yang secara akurat bisa detail arus laut dan lokasi gunung es. Pada tahun 1945, percobaan menguji efektivitas radar dalam mendeteksi gunung es. Satu dekade kemudian, pos-pos pemantauan oseanografi didirikan untuk tujuan pengumpulan data; pos-pos ini terus melayani dalam penelitian lingkungan. Sebuah komputer pertama kali diinstal pada sebuah kapal untuk tujuan pemantauan oseanografi pada tahun 1964, yang memungkinkan untuk evaluasi cepat data. Pada 1970-an, kapal icebreaking dilengkapi dengan transmisi otomatis dari foto satelit es di Antartika. Sistem satelit optik telah dikembangkan, tetapi masih terbatas oleh kondisi cuaca. Pada 1980-an, melayang pelampung digunakan di perairan Antartika untuk penelitian oseanografi dan iklim. Mereka dilengkapi dengan sensor yang mengukur suhu dan arus laut. 

   Side-Looking Airborne Radar (SLAR) memungkinkan untuk memperoleh gambar terlepas dari kondisi cuaca. Pada tanggal 4 November 1995, Kanada meluncurkan Radarsat-1. Dikembangkan oleh Badan Ruang Angkasa Kanada, ia menyediakan gambar bumi baik untuk kepentingan ilmiah dan komersial. Sistem ini adalah yang pertama untuk menggunakan Synthetic Aperture Radar (SAR), yang mengirimkan energi gelombang mikro ke permukaan laut dan catatan refleksi untuk melacak gunung es. Badan Antariksa Eropa meluncurkan ENVISAT pada tanggal 1 Maret 2002, sebuah satelit lingkungan yang menggunakan Advanced Synthetic Aperture Radar (Asar). Hal ini dapat mendeteksi perubahan ketinggian permukaan secara akurat. 

   Canadian Space Agency meluncurkan Radarsat-2 pada bulan Desember 2007, yang menggunakan mode SAR dan multipolarization dan mengikuti jalur orbit sama seperti Radarsat-1.

Keistimewaan Air

Air mempunyai banyak sifat kimia yang istimewa. Setiap molekul air terbentuk dari penggabungan atom hidrogen dan oksigen. Yang menarik adalah bahwa kedua gas ini, yang satu bersifat membakar, yang lain bersifat mudah terbakar, bergabung untuk membentuk cairan, yaitu air. Sekarang, mari kita lihat sepintas bagaimana air terbentuk secara kimia. Muatan listrik air adalah 0, berarti netral. Tetapi disebabkan ukuran atom oksigen dan hidrogen, komponen oksigen molekul air memiliki muatan yang sedikit negatif, dan komponen hidrogennya bermuatan sedikit positif. Ketika lebih dari satu molekul air bergabung, muatan-muatan positif dan negatif saling menarik untuk membentuk ikatan yang sangat khusus yang disebut “ikatan hidrogen”. Ikatan hidrogen adalah ikatan yang sangat lemah dan entah mengapa berumur pendek. Usia ikatan hidrogen ini kira-kira satu per seratus-milyar detik. Tetapi begitu satu ikatan pecah, ikatan yang lain terbentuk. Jadi, molekul-molekul air merekat kuat satu sama lain sambil mempertahankan bentuk cair karena mereka diikat dengan ikatan lemah. 

Ikatan hidrogen juga memungkinkan air menahan perubahan tempe-ratur. Walaupun temperatur udara meningkat cepat, suhu air meningkat dengan lambat, dan begitu juga bila suhu udara tiba-tiba turun, maka suhu air akan turun dengan lambat. Dibutuhkan perubahan suhu yang besar untuk menyebabkan perubahan suhu dalam air. Energi termal air yang tinggi ini memiliki fungsi penting dalam hidup kita. Sebagai contoh, terdapat sejumlah besar air dalam tubuh kita. Bila air beradaptasi sesuai dengan perubahan suhu yang tiba-tiba di udara, kita akan menjadi demam atau beku tiba-tiba. 

Air juga memerlukan energi termal yang tinggi untuk menguap.  Karena air menggunakan energi termal cukup banyak saat menguap, suhunya menjadi turun. Sebagai contoh, kembali ke tubuh manusia, suhu tubuh normal manusia adalah 36C, dan suhu tertinggi yang dapat ditolerir tubuh adalah 42C. Interval 6 ini memang sangat kecil dan bahkan bekerja di bawah terik matahari selama berjam-jam dapat meningkatkan suhu badan setinggi itu. Tetapi, tubuh kita mengeluarkan banyak energi termal dengan berkeringat, yaitu menguapkan air di dalam tubuh, yang akhirnya menyebabkan suhu tubuh menjadi turun. Bila tubuh kita tidak memiliki mekanisme seperti itu, bekerja di bawah sinar matahari beberapa jam saja akan fatal akibatnya. 

Ikatan hidrogen melengkapi air dengan sifat lain yang juga luar biasa, yaitu air lebih kental pada keadaan cair daripada keadaan bekunya. Padahal, sebagian besar zat di bumi lebih kental pada bentuk padat daripada bentuk cairnya. Berlawanan dengan zat lain, air memuai ketika membeku. Ini karena ikatan hidrogen mencegah molekul-molekul air agar tidak berikatan terlalu kuat, akibatnya banyak ruang kosong di antara mereka. Ikatan hidrogen terurai ketika air berada dalam kondisi cair, yang menyebabkan atom-atom oksigen saling mendekat dan membentuk struktur yang lebih kental. 

Hal ini juga yang menjadi penyebab es lebih ringan daripada air. Biasanya, bila Anda mencair-kan logam apa saja dan memasukkan logam padatnya ke dalam cairan itu, maka logam padat ini akan langsung tenggalam ke dasar cairan. Pada air, tidak seperti itu. Gunung es dengan berat puluhan ribu ton mengapung di atas air seperti pelampung. Jadi keuntungan apa yang diberikan oleh sifat-sifat air ini untuk kita?

Mari kita jawab pertanyaan ini dengan contoh sungai: Ketika cuaca sangat dingin, yang membeku bukan seluruh sungai namun hanya permukaannya saja. Air mencapai kondisi terberat pada suhu 4OC dan begitu air mencapai suhu ini, air langsung tenggelam ke dasar. Es ter-bentuk di atas air sebagai lapisan, di bawah lapisan ini air terus mengalir, dan karena 4OC adalah suhu di mana organisme hidup masih dapat bertahan, maka kehidupan dalam air tetap berlangsung. Sifat-sifat unik yang telah Allah berikan kepada air membuat kehi-dupan bisa terwujud di atas bumi. Dalam Al Quran, Allah menyatakan pentingnya rahmat besar ini, yang diberikan-Nya kepada manusia:

“Dia-lah yang menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, seba-hagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggem-balakan ternakmu dan Dia menundukkan malam dan siang matahari dan bulan untukmu. Dan binatang-binatang itu ditundukkan (untuk-mu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahaminya.” (QS. An- Nahl, 16: 10-11)

Template by:
Free Blog Templates